Dampak Bahaya Narkoba Bagi ABG

Dampak Bahaya Narkoba Bagi ABG - Narkoba juga dikenal dengan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya), kini semakin marak dibicarakan dan disalahgunakan di masyarakat, melibatkan semua golongan dari anak-anak sampai orang dewasa bahkan tidak mengenal tingkat sosial ekonomi rendah atau tinggi, Bahaya Narkoba baik yang terpelajar maupun tidak. Obat terlarang ini diklasifikasikan ke dalam beberapa golongan, yaitu : opioda (misalnya heroin, putauw), amfetamin (misalnya ecstasy, shabu-shabu), sedativa-hipnotika (misalnya valium, luminal), kanabis (misalnya ganja, marijuana), kokain, dan lain-lain, seperti gas yang dapat menguap (misalnya aica aibon).
Narkotika adalah bahan kimia yang bekerja mempengaruhi kerja susunan saraf pusat yang dapat menghilangkan rasa sakit dan menyebabkan stupor (klenger). Peredaran narkotika diatur oleh undang-undang. Narkotika dapat menyebabkan adiksi (kecanduan), karena jika seseorang mengkonsumsi narkotika, maka senyawa yang terkandung dalam narkotika tersebut akan menghambat pelepasan dan produksi zat serotonin (5-hidroksi triptamin). Senyawa ini sangat diperlukan sebagai transmiter syaraf, artinya zat ini bertugas mengantarkan informasi seluruh tubuh ke dalam syaraf pusat. Jika pemakaian narkotika dilakukan terus-menerus, maka berakibat rusaknya sel-sel syaraf pusat yang memproduksi serotonin itu. Akibatnya sistem transmisi syaraf mengalami gangguan atau syaraf menjadi kacau.

Bahaya Narkoba

Menurunnya produksi zat serotonin menyebabkan banyak informasi tidak tersampaikan ke syaraf, sehingga yang biasanya orang dipukul kesakitan, berjoget sebentar kecapekan, menjadi tidak terasa, karena memang sistem syaraf yang merespon kondisi badan sudah tidak berfungsi dengan baik. Sebagai indikator bahwa produksi zat serotonin menurun adalah naiknya tekanan darah, berdebar-debar, suhu tubuh naik, otot kejang, pupil melebar, hilangnya kendali diri, naiknya agresivitas, terkadang disertai mual dan muntah. Ada beberapa jenis narkotika, yaitu : Ganja (Cannabis sativa), hashish, opium (papaver somniferum), morphin, heroin dan codein, dan koka dan kokain.

Psikotropika merupakan bahan kimia yang mempunyai efek seperti narko-tika. Semua jenis psikotropika merupakan senyawa yang telah melalui proses (murni sintesa/buatan). Jenis psikotropika yang banyak disalahgunakan adalah turunan dari amfetamin. Psikotropika adalah golongan obat keras yang akhir-akhir ini banyak disalahgunakan pemakaiannya oleh segolongan anggota masyarakat. Sebenarnya psikotropika adalah obat yang digunakan untuk tujuan pengobatan yang menyangkut masalah kejiwaan atau mental, yaitu mempengaruhi susunan syaraf pusat atau dapat mengurangi gejala yang timbul pada penyakit mental kejiwaan. Bahan ini tidak mahal, beberapa diantaranya adalah yang biasa dikenal dengan nama ecstasy (XTC, pil surga, inex, pil setan, adam), shabu-shabu.

Bahaya Narkoba

Seperti kita ketahui, pecandu Narkoba banyak terjadi di semua kalangan, namun kalangan remaja mencapai 97%. Pada umumnya pemakai Narkoba dimoti-vasi oleh beberapa hal, diantaranya mencoba-coba, mengikuti trend, membuktikan keberanian, ingin diterima oleh lingkungan pemakai, cari kenikmatan sesaat, cari perhatian / sensasi, ingin santai dan menghilangkan suasana jenuh karena masalah, dan pelarian dari masalah atau tekanan hidup. Faktor lingkungan pada Bahaya Narkoba yang dapat memicu seorang remaja terjerumus pemakaian Narkoba adalah hubungan yang tidak harmonis dengan orangtua, lingkungan yang rawan Narkoba, kurangnya kontrol / pengawasan orangtua, dan tekanan kelompok sebaya.

Secara umum kegiatan penyuluhan ini berhasil dan tepat sasaran, karena siswa-siswa SMP dan SMA yang menjadi peserta merasa mendapatkan tambahan ilmu, bahkan di akhir acara mereka menginginkan kegiatan ini berkelanjutan. Jumlah peserta yang tidak berkurang dari pagi sampai selesai juga merupakan indikasi bahwa para peserta Bahaya Narkoba serius dalam mengikuti kegiatan penyuluhan ini. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini, menjadi bahan diskusi bagi kita semua bahwa maraknya penyalahgunaan

0 comments:

Poskan Komentar