Tips Membangun Keluarga yang Harmonis

Membangun keluarga yang harmonis tentu saja merupakan cita-cita setiap pasangan di dunia ini, dengan membangun rumah tangga yang harmonis, tentu saja diharapkan suatu keluarga akan berbahagia baik dunia maupun akhirat. Dibutuhkan pengertian satu sama lain didalam keluarga untuk membangun keharmonisan, setiap anggota keluarga tidak boleh mementingkan ego masing-masing mengingat banyak sekali kasus perceraian yang disebabkan karena ego pribadi yang semakin menjadi-jadi. Berikut ini kami akan memberikan rekomendasi mengenai tips membangun keluarga yang harmonis.

6 Tips Membangun Keluarga yang harmonis


1. Terbuka
Dalam menjalin sebuah hubungan, tentunya harus ada sifat terbuka dan sifat berterus terang pada pasangan. Jika posisi anda sebagai anak, anda juga harus mencoba terbuka pada orang tua mengenai hal-hal yang dirasa harus dirundingkan bersama, jangan pernah memendamnya sendirian. Sifat terbuka dan kebiasaan berterus terang lambat laun akan menjadikan suatu keluarga yang harmonis. Jangan pernah sekali-kali anda mencoba membohongi pasangan atau anggota keluarga lainnya, apalagi demi kepentingan pribadi.

2. Pelayanan Setulus Hati
Kunci dari kebahagiaan dalam keluarga adalah pelayanan setulus hati. Semua pekerjaan rumah yang berkaitan dengan keluarga harus dilakukan dengan ikhlas, pelayanan pada suami, begitupun dengan pelayanan pada anak seperti mengantarkan sekolah, memasakkan bekal sekolah, dan lain-lain. Jangan selalu mengeluh dalam setiap hal, lakukan semua dengan ikhlas dan berbahagialah.

3. Jangan Merendahkan Satu Sama Lain
Apabila anda merendahkan salah satu anggota keluarga, secara tidak langsung psikologi mereka akan merasa tertekan dan tidak dianggap. Fatalnya lagi, apabila kita merendahkan pasangan, bisa-bisa hubungan rumah tangga anda diambang kehancuran. Jika terdapat suatu masalah, tentu yang dibutuhkan adalah solusi, bukannya mengkritisi satu sama lain, saling mengingatkan, mencari solusi terbaik, dan lain-lain.

4. Berunding
Tips ini berhubungan dengan tips keterbukaan, dalam membuat keputusan dalam suatu permasalahan rumah tangga, alangkah baiknya untuk melakukan perundingan keluarga untuk menentukan solusinya. Sekecil apapun masalahnya, jangan dipendam sendiri, ungkapkan dan rundingkan dengan anggota keluarga yang lain. Sebagai contoh, misalnya hal kecil seperti akan membelanjakan uang dari pasangan, lebih baik dirundingkan terlebih dahulu sehingga terjadi kesepakatan yang disetujui kedua belah pihak.

5. Tidak Memaksakan Kehendak dan Mengatur Seenaknya
Memaksakan kehendak pada pasangan tentu saja tidaklah baik, memaksakan kehendak pada anak juga sama saja tidak baik. Perilaku memaksakan kehendak akan mencerminkan seolah-olah anda lah yang berkuasa atau mendominasi dalam suatu keluarga, hal tersebut lambat laun akan menyebabkan ketidakharmonisan dalam keluarga. Mengatur suatu permasalahan keluarga secara berlebihan juga tidak baik, contoh kecil misalnya anda terlalu mengatur keuangan, mengatur aktivitas yang dilakukan oleh pasangan, dan lain-lain.

6. Liburan Keluarga
Menghabiskan waktu bersama keluarga tidak harus di dalam rumah saja, carilah suasana baru misalnya bertamasya ke kebun binatang, pantai, dan lain-lain. Secara tidak langsung berlibur merupakan suatu hal yang dapat meningkatkan keharmonisan juga kebersamaan. Pikiran dan badan juga akan merasa fresh kembali setelah refreshing.

Beberapa tips diatas bisa anda aplikasikan untuk membuat keharmonisan dalam suatu keluarga. Pastikan selalu menjalin komunikasi yang baik di luar maupun di dalam rumah. Hal kecil saja ternyata dapat mempengaruhi keharmonisan suatu keluarga lho! Misalnya kebersamaan sarapan di pagi hari sambil berbincang-bincang antar anggota keluarga. Meminum satu gelas teh sariwangi di pagi hari bersama keluarga juga selain berkhasiat untuk kesehatan tubuh dipercaya dapat meningkatkan suasana hati untuk beraktifitas sehari-harinya.

0 comments:

Posting Komentar