Gulai Kambing, Senantiasa Menjadi Kegemaran

Memikirkan makanan yang berbahan baku daging kambing, secara tak sadar orang akan langsung memikirkan kadar kolesterol dan lemak trans buruk bagi tubuh yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya itu saja, makanan berbahan dasar kambing ini akan mendorong naiknya tekanan darah, sehingga orang-orang yang memiliki risiko mengidap penyakit tekanan darah tinggi cenderung menghindari untuk mengonsumsi makanan yang terbuat dari kambing. Namun sebaliknya, pengidap tekanan darah rendah justru disarankan untuk mengonsumsi daging kambing untuk meningkatkan tekanan darahnya.

Dalam acara atau perayaan tertentu, hidangan berbahan dasar kambing selalu menjadi kegemaran. Salah satu sajian daging kambing yang menjadi andalan masyarakat Indonesia adalah gulai kambing. Seperti makanan gulai pada umumnya, gulai kambing pun memiliki bumbu kuah yang kental dengan ketajaman rasa rempah yang lezat. Santan menjadi faktor utama yang menciptakan kekentalan pada kuah gulai ini. Selain santan, campuran berbagai bumbu yang dihaluskan menjaga resep utama dari gurihnya gulai kambing, yaitu bumbu kemiri, bawang merah dan bawang putih, cabai rawit, adas, ketumbar, jahe, kunyit, jintan, pala bubuk, tak ketinggalan garam dan gula secukupnya untuk menguatkan rasa gurih gulai kambing.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memasak gulai kambing adalah kekenyalan dari daging kambing. Memasak gulai kambing ini tentu harus lebih lama daripada memasak gulai daging sapi atau ayam, agar daging kambing dalam gulai tidak alot. Gulai kambing yang sudah jadi pun akan lebih nikmat jika disantap dengan nasi yang masih hangat serta sambal untuk menciptakan rasa yang pedas.

0 comments:

Poskan Komentar