Tips Cara Mengemukakan Pendapat pada Anggota Keluarga

Mengemukakan pendapat terdengar sederhana, namun dalam kesempatan, sering kali orang-orang tidak mengerti cara mengemukakan pendapat kepada anggota keluarga seperti antara anak dan orang tua, atau antara sepasang suami istri. Padahal mengemukakan merupakan hal yang esensial dalam keluarga. Dengan mengemukakan pendapat, terjalin hubungan dengan keterbukaan dan pengetian yang mampu mempererat suatu keluarga.

Ada berbagai faktor yang menimbulkan rasa takut atau ragu dalam mengemukakan pendapat. Bisa jadi karena takut adanya penolakan atau perdebatan yang bisa saja muncul setelah menyampaikan pendapat. Semua masalah bisa diselesaikan dengan adanya keberanian dan terbukaan untuk menyampaikan pendapat. Dengan cara yang benar, pendapat bisa didengar dan terima oleh pihak yang bersangkutan.

Berikut adalah tips cara mengemukakan pendapat agar pesan anda tersampaikan dengan baik.

Mengemukakan pendapat dengan jujur dan menggunakan akal sehat
Pertama, anda harus jujur dengan apa pun yang and sampaikan agar dapat dipertanggung jawabkan. Jika anda jujur, anda juga akan merasa lebih leluasa dan relax saat berbicara karena tidak berusaha menututupi apa pun dari keluarga anda. Ungkap pendapat anda ketika anda sedang dalam keadaan emosi yang stabil. Beberapa pendapat bisa saja sensitif, anda harus berhati-hati pula dalam cara mengemukakan pendapat anda. Oleh karena itu dibuthkan akal sehat.

Menggunakan bahasa dan gaya bicara yang tepat
Perhatikan dengan siapa anda berbicara. Anda pasti sudah saling mengenal anggota keluarga, seperti anak, orang dan tua, atau pasangan anda. Sesuai bahasa dan gaya bicara anda agar pendengar merasa nyaman dan memberikan perhatian kepada anda. Hindari menggunakan bahasa yang berbelit-belit, fokus saja pada inti permasalahan. Gunakan nada suara yang rendah dan tenang untuk menunjukan sikap bersahabat karena dalam hal ini, mengemukakan diharap dapat mencapai hal yang baik, bukan malah menimbulkan perdebatan.

Mau memahami lawan bicara
Ketika mengemukakan pendapat, pastinya akan ada tanggapan dari lawan bicara. Berikan kesempatan berbicara pula pada anggota keluarga anda. Dengarkan dengan baik dan pahami pula pesan mereka. Jika anda ingin dipahami, maka anda juga harus memahami pihak lain. Jangan pula cepat-cepat memotong pembicaraan. Biarkan lawan bicara menyampaikan pesannya sesusai dengan porsinya. Pihak lain tidak mungkin  terus berbicara, anda hanya perlu sabar menunggu sampai anggota keluarga selesai berbicara.

Menyiapkan hati dan mental untuk menerima tanggapan
Tidak semua pendapat orang itu benar, begitu pula pendapat anda. Siapkan hati dan mental jika anda menerima penolakan dan jangan takut oleh tanggapan yang bertolak belakang. Jika anda telah menerapkan cara mengemukakan pendapat di atas, maka lawan bicara juga tidak akan terlalu bersikap agresif juka menolak pendapat anda. Tanya dan minta ‘lah alasan mengapa anggota keluarga tidak dapat menerima pendapat anda. Mereka pasti memiliki alasan dan solusi yang dapat mencerahkan pikiran anda. Karen aterkadang mungkin anda sendiri juga tidak paham apa anda benar atau salah.

Memilih saat dan suasana yang tepat untuk berbicara
Salah satu cara mengemukakan pendapat agar pesan yang ingin anda sampaikan diterima dengan baik adalah menyampaikannya di waktu yang tepat. Jangan tiba-tiba mengajak orang tua atau pasangan anda berbicara ketika mereka baru pulang kerja, mereka pastinya sedang lelah dan temperament-nya cenderung sedang buruk. Atau ketika anda rasa anggota keluarga anda sedang dalam keadaannya yang santai. Untuk mencairkan suasana, anda bisa sambil minum the dengan camilan manis.

Ajak ‘lah anggota keluarga anda menyeduh segelas teh Sariwangi dengan aroma melati yang pastinya membuat pikiran menjadi tenang. Dengan menyeduh teh Sariwangi, suasana mengobrol pun jadi lebih santai.

0 comments:

Posting Komentar