Beberapa Hal Terpenting Yang Harus Dimiliki Dai Untuk Kultum Singkat

Kegiatan kultum singkat sering dilakukan oleh para dai atau penceramah. Biasanya, itu dilakukan pada sisipan acara tertentu atau setelah ibadah shalat fardhu. Bagi seorang dai,tentu sudah berpengalaman karena sudah memiliki jam terbang yang tinggi. Itu menjadikan pengalaman dan kemampuan mereka tidak perlu untuk diragukan lagi. Namun bagi anda dari kalangan yang bukan berasal dari pendidikan islam seperti pondok atau sekolah islam, tentu anda harus belajar dan mempersiapkannya sebelum dimintai untuk membawakan kuliah singkat. Sekarang ini, banyak orang yang tidak memiliki beckground pendidikan islam diminta untuk mengisi acara tersebut. Jika itu anda, maka anda sebaiknya memperhatikan hal-hal yang penting untuk melakukan ceramah itu.

1. Pengetahuan tentang apa-apa yang diwajibkan dan dilarang di dalam kitab suci
Faktor pengetahuan menjadi kunci utama dari seorang pendakwah. Ceramah itu bukanlah hal karangan yang harus disampaikan kepada umat. Itu merupakan firman, sabda, dan ijtihad. Jadi, orang yang membawakan juga harus benar-benar paham akan sebuah konteks kajian yang sedang dibawakan. Jika tidak, anda harus ingat bahwa bisa  jadi orang-orang yang mendengarkan anda ada yang lebih tahu mengenai apa yang sedang anda bicarakan. Itu bukanlah soal anda dikritik atau dipojokkan karena ada unsur ketidaktahuan anda, tetapi hal yang menyangkut agama itu merupakan hal yang sangat sakral dan tidak boleh dipermainkan. Jadi, anda harus paham mengenai dasar-dasar islam. Lebih baik lagi jika anda hafal dengan kajian tersebut.

2. Pentingnya hikmah tentang kajian yang sedang dibahas
Sebagai pendakwah, ilmu yang anda bawakan harus dikemas dengan penyampaian hikmah tentang kajian yang sedang dibahas. Pada dasarnya, mereka harus mengikuti hukum Allah SWT dan Rasul bahwa ilmu itu adalah hikmah. Mereka menyerukan kebajikan dan menyangkal pada hal yang batil, itu adalah haq-nya ilmu.

3. Sikap lemah lembut dan santun dalam membawakan dakwah
Keramahan dalam berceramah haruslah ada dalam anda membawakan kajian pada acara  kuliah islami singkat. Zaman sekarang ini berbeda dengan masa lalu dimana sang pendakwah cenderung menggebu-gebu dalam berdakwah. Pendengar justru lebih menyukai pembawaan yang tenang, ramah,sopan, dan penuh humor. Itu sudah tradisi masyarakatbahwa mereka lebih mencintai hal yang sopan dari pada menggunakan cara yang keras dan penuh obsesi. Kuliah singkat ini sebaiknya dibawakan menggunakan hati yang dingin karena lebih tepat berfungsi sebagai pendingin hati setelah penat melakukan kegiatan. Dengan seperti itu, dakwah anda lebih didengar dan tersampaikan.

Melalui tiga hal dasar yang perlu anda ketahui pada saat melakukan kultum, anda dapat memikat perhatian khalayak sehingga materi kajian keislaman yang anda bawakan, tersampaikan. Itu menjadi poin dalam menjadi pendakwah baik sebagai profesional maupun pendakwah dadakan.

0 comments:

Poskan Komentar