Sering Ditolak? Inilah Alasan Pengajuan Kartu Kredit Anda Tidak Diterima

Di zaman yang serba praktis seperti sekarang, tidak sedikit orang yang memiliki kartu kredit untuk kemudahan mereka dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kartu kredit memang memberikan banyak manfaat, tidak heran banyak yang mengajukannya ke pihak-pihak tertentu. Tapi, ketika diajukan ada saja yang ditolak, karena memang ada beberapa alasan pengajuan kartu kredit tidak diterima.

Bahkan penolakan tersebut tidak hanya terjadi sekali saja, melainkan berkali-kali. Kejadian seperti itu tentu merepotkan calon penggunanya, apalagi yang kurang pengetahuan mengenai pengajuan kartu kredit yang benar seperti apa. Berikut ini alasan-alasan yang paling umum kenapa kartu kredit ditolak oleh pihak terkait.

1. Penghasilan tidak sesuai
Setiap kartu kredit dari perusahaan manapun pasti akan memberikan limit atau batas pinjaman yang berbeda-beda. Kenapa dikenakan limit yang berbeda? Hal itu karena limit calon pengguna kartu harus bisa disesuaikan dengan kebutuhan serta pendapatan per bulan yang didapatnya.

Kebanyakan perusahaan memberikan syarat minimum penghasilan harus mencapai Rp 3.000.000, kurang dari itu sudah pasti kartu kredit Anda akan ditolak. Tapi, nilai tersebut tidak menjadi acuan utama perusahaan karena ada yang memasang minimum berbeda-beda.

Pihak terkait mewajibkan memasang syarat minimum tersebut untuk menghindari adanya kemacetan pada pembayaran kredit nasabah. Hal itulah yang menjadi alasan pengajuan kartu kredit tidak selalu langsung diterima.

Jadi, kalau penghasilan Anda semakin besar, maka pengajuan Anda akan terbuka semakin lebar untuk diterima. Tentunya limit yang diberikan juga akan semakin banyak seiring pendapatan per bulan Anda.

2. Dokumen tidak lengkap
Saat mengajukan kartu kredit, biasanya calon pengguna kartu akan diwajibkan mengisi formulir untuk memasukkan data-data yang dibutuhkan oleh pihak kartu kredit terkait. Pengisian itu harus Anda kerjakan dengan lengkap dan teliti, karena jika ada 1 baris saja tidak terisi atau salah, maka pengajuan Anda akan tidak diterima. Dokumen yang dibutuhkan pun juga harus lengkap tanpa kekurangan apapun.

Pastikan Anda menanyakan terlebih dahulu dokumen persyaratan apa yang dibutuhkan agar tidak terjadi kesalahan saat memberikan dokumennya. Kalau sudah, pastikan semua kelengkapan dokumennya sudah terpenuhi semua. Jika diminta untuk memfotokopi, usahakan berikan dokumen yang jelas terlihat agar mudah terbaca. Anda yang memberikan dokumen yang tidak jelas tulisannya, nantinya akan menjadi dokumen yang tidak sah.

Jika melalui email, pastikan Anda mengirimnya ke alamat email yang benar dan di scan dengan baik. Dokumen yang tidak jelas terscan juga menjadi salah satu alasan pengajuan kartu kredit sering ditolak.

3. Gagal verifikasi
Saat Anda mengisi formulir pendaftaran CC, pasti ada baris yang mengharuskan Anda memasukkan nomor ponsel pribadi, telepon kantor, serta nomor ponsel orang terdekat Anda. Pastikan semua yang Anda masukkan harus bisa dihubungi semua.

Tidak sedikit calon pengguna kartu yang menganggap sepele pengisian nomor telepon dan sengaja memasukkannya secara sembarangan. Mereka menganggap kalau nomor tersebut tidak akan dihubungi oleh pihak kartu kredit terkait. Padahal, nomor-nomor tersebut digunakan untuk mengecek kebenaran data Anda dan memverifikasi apakah Anda yang mengajukan kartu kreditnya.

Banyak yang terjadi kasus penolakan akibat pemberian nomor telepon yang sembarangan, sehingga dimasukkan ke dalam kasus HTC atau Hard to Contact. Usahakan Anda memasukan nomor ponsel atau telepon yang benar-benar bisa dihubungi agar proses verifikasinya mudah.

4. Sering pindah kerja
Apakah Anda termasuk orang yang sering melakukan pindah kerja? Hal itu menjadi bahan pertimbangan pihak kartu kredit untuk menerima pengajuan Anda. Kalau Anda sering melakukannya, maka mereka akan menganggap Anda orang tidak loyal pada pekerjaan.

Setidaknya Anda bisa mempertahankan status pekerjaan Anda selama beberapa waktu, kira-kira kurang lebih 1 atau 2 tahun. Dengan cara itu, pihak CC akan mudah memberikan verifikasi dan menyetujui pengajuan Anda.

5. Data penghasilan ada yang mencurigakan
Alasan pengajuan kartu kredit ditolak juga bisa berasal dari data penghasilan Anda yang terlihat mencurigakan. Gaji merupakan syarat utama yang harus Anda penuhi karena kemampuan finansial Anda untuk membayar kredit dinilai dari pendapatan bulanan Anda. Intinya, Anda perlu memberikan slip gaji sebagai bukti data untuk validasi.

Tapi karena takut ditolak hanya karena slip gaji, tidak jarang calon nasabah yang memberikan bukti palsu, sehingga pengajuannya ditolak secara langsung. Perusahaan CC terkait pasti bisa mengeceknya untuk melihat keaslian slip tersebut. Melalui data perbankan, mereka bisa mengetahui proses transferan Anda sebenarnya. Sebaiknya hindari saja pemalsuan slip gaji, ya.

6. Kredibilitas perusahaan
Kalau Anda belum tahu, perusahaan CC mempunyai daftar perusahaan yang masuk ke dalam blacklist atau whitelist-nya. Jika tempat perusahaan Anda masuk ke daftar blacklist, sudah pasti kartu kredit Anda akan ditolak. Hal tersebut karena pihak CC mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tempat Anda bekerja, termasuk data-data yang masuk ke dalam BI (Bank Indonesia).

Kalaupun sudah tersetujui, tetap saja Anda bisa dikenakan syarat khusus agar prosesnya bisa diselesaikan tanpa masalah kredit. Tapi, daftar-daftar perusahaan tersebut tidak bisa Anda ketahui secara terbuka. Karena itulah, alasan pengajuan kartu kredit yang satu ini dianggap tertutup dan tidak banyak yang mengetahuinya.

7. Pengajuan tidak dilakukan di bank tempat Anda menabung
Sebagian besar orang pasti memiliki rekening di bank-bank tertentu sesuai dengan keperluan mereka. Kalau Anda mengajukan CC di tempat Anda menabung, pastinya akan lebih mudah. Tapi kalau dilakukan di bank yang berbeda, belum tentu pengajuan Anda bisa diterima.

Kenapa bisa begitu? Itu karena bank akan mengecek semua transaksi rekening yang selama ini Anda lakukan. Tentu hal itu semakin mudah dilakukan kalau banknya merupakan tempat Anda menabung. Akan lebih sulit kalau banknya berbeda, ya.

Bagi Anda yang ingin mengajukan kartu kredit, bisa lakukan pengajuannya di CekAja.com melalui situsnya https://www.cekaja.com/kartu-kredit. Sudah bekerja sama dengan pihak bank ternama, sehingga tidak perlu lagi takut dengan proses pengajuannya. Temukan kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda di CekAja.com, ya.

0 comments:

Posting Komentar