Trik Dasar Membaca Not Balok Agar Tidak Lagi Mengalami Kesulitan

Penulisan karya musik diwujudkan dalam deretan notasi musik yang salah satunya adalah not balok. Notasi balok menggunakan  lambang yang diposisikan dalam paranada sesuai dengan ketinggian dan durasi nada. Membaca notasi balok kerap dianggap sulit, padahal apabila sudah menguasai trik dasarnya pasti akan mudah dalam membacanya. Apa saja trik dasar yang perlu diketahui? Berikut ulasannya.

Bentuk dan Nilai Notasi Balok 

Notasi balok terdiri dari tiga bagian yaitu kepala notasi, tangkai notasi, dan bendera notasi. Namun, tidak semua bentuk not balok memiliki bagian yang lengkap sehingga ketukan tiap notnya pun berbeda. Berikut 5 bentuk notasi balok dan nilainya: 
• Notasi utuh, memiliki bentuk berupa kepala not yang berwarna putih tanpa penambahan tangkai dan bendera notasi. Nilai dari notasi utuh adalah 4 ketukan.
• Notasi Setengah, memiliki bentuk berupa kepala not berwarna putih dengan penambahan tangkai tanpa bendera. Tangkai not dapat diposisikan ke atas dan ke bawah. Nilai dari notasi setengah adalah 2 ketukan.
• Notasi Seperempat, memiliki bentuk kepala not berwarna hitam dengan penambahan tangkai tanpa bendera. Nilai dari notasi ini adalah 1 ketukan.
• Notasi Seperdelapan, memiliki bentuk kepala not berwarna hitam dengan tangkai dan satu bendera. Nilai dari notasi seperdelapan adalah setengah ketukan.
• Notasi Seperenambelas, memiliki bentuk kepala not yang berwarna hitam serta lengkap dengan tangkai dan dua buah bendera not. Nilai dari not ini adalah seperempat ketukan.

Tiga Kunci yang Kerap Digunakan dalam Notasi Balok

• Kunci G, digunakan untuk menuliskan nada tinggi dan menunjukkan nada G yang diposisikan di garis kedua pada paranada.
• Kunci C, digunakan untuk menuliskan nada sedang.
• Kunci F, kerap digunakan untuk menuliskan nada yang rendah sehingga disebut juga dengan kunci bass.

Trik Agar Mudah Membaca Notasi Balok


1. Perhatikan garis pada paranada

Paranada terdiri dari 5 garis dan 4 ruang yang diisi oleh notasi balok. Fungsi dari garis dan ruang tersebut adalah untuk menunjukkan tingkat nada yang berbeda. Oleh sebab itu, perlu memahami terlebih dahulu mengenai penempatan nada pada garis dan ruang paranada sehingga akan lebih mudah dan cepat nantinya dalam membaca not balok.

2. Amati bentuk kunci musik yang digunakan

Hal penting lain adalah kenali kunci yang tertera pada bagian awal paranada. Kunci musik sangat penting karena digunakan sebagai petunjuk nada-nada yang tertulis. Biasanya, kunci musik yang paling umum dan mudah digunakan adalah kunci G dengan bentuk menyerupai biola. Berbeda dengan kunci F atau kunci C yang lebih sulit dipelajari. 

3. Perhatikan tanda nada 

Selain kunci musik, perlu mengenali juga tanda nada. Fungsi dari tanda nada adalah sebagai penanda adanya perubahan nada, misalnya harus naik setengah atau turun setengah. Tanda nada diposisikan di samping kunci musik. Contoh dari tanda nada yaitu mol yang berbentuk seperti huruf ‘b’ dan berfungsi untuk penanda nada yang diturunkan.

4. Kenali ketukan nada atau birama 

Agar lebih mudah membaca not balok, maka harus mengetahui jumlah ketukan nada atau birama. Ketukan biasanya disimbolkan oleh dua angka yang diposisikan di sebelah kunci musik. Dua angka tersebut tertulis di bagian atas sebagai penanda ketukan dalam satu bar sedangkan angka di bagian bawah sebagai penanda ketukan setiap satu ketuk.

Membaca not balok memerlukan pengetahuan dasar akan musik, kecermatan, dan latihan. Oleh sebab itu, tingkatkan pengetahuan akan musik sebagai langkah awal dengan membaca di TambahPinter. Terdapat beragam informasi lengkap mengenai tema seni dan musik yang berguna untuk menambah wawasan baik bagi para pemula maupun yang sudah berpengalaman. Mengingat banyak trik dalam bermusik yang juga dijelaskan.

0 comments:

Posting Komentar