Manfaat Gaya Hidup Minimalis untuk Masa Depan yang Baik

Gaya hidup minimalis berkaitan dengan memiliki barang yang menambah nilai dan makna dalam hidup Anda (serta kehidupan orang-orang yang Anda sayangi) dan menyingkirkan barang-barang selainnya. Gaya hidup minimalis memfokuskan waktu dan energi untuk hal-hal yang benar-benar berharga. Manusia memiliki energi, waktu, dan ruang yang terbatas untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin.



1. Menciptakan Ruang untuk Barang yang Penting

Ketika membersihkan laci dan lemari dari barang-barang yang tidak digunakan, kita sebenarnya telah menciptakan ruang dan kedamaian dalam hati kita. Kita membuang perasaan sesak dan benar-benar bisa bernapas lega. Kita menciptakan ruangan untuk mengisi hidup kita dengan makna, bukan dengan barang.


2. Lebih Banyak Kebebasan

Tumpukan barang terkadang terasa seperti jangkar, yakni mengikat kita. Kita selalu takut kehilangan barang-barang tersebut. Cobalah untuk melepaskan perasaan tersebut. Biarkan saja dan Anda akan mengalami kebebasan yang belum pernah ada sebelumnya, yakni kebebasan dari keserakahan, hutang, obsesi, dan kerja berlebihan.


3. Fokus pada Kesehatan dan Hobi

Ketika kita mulai belajar untuk menghabiskan lebih sedikit waktu di toko, kita sebenarnya menciptakan celah untuk melakukan hal-hal lain yang kita sukai, selain berbelanja. Hal-hal yang sebelumnya kita rasa kita tidak pernah punya waktu untuk itu.


Dengan menghabiskan hanya sedikit waktu untuk berbelanja, kita bisa menikmati hari bersama anak-anak, pergi olah raga, membaca buku yang bagus, atau jalan-jalan. Kita dapat melakukan apa pun yang kita sukai apabila kita tidak terjebak terlalu lama di department store untuk berbelanja lebih banyak barang.


4. Tidak Berfokus pada Kepemilikan Material

Banyak hal yang kita lakukan dalam hidup terkadang bisa menjadi gangguan. Kita melakukan sesuatu karena kita merasa sedang lowong, untuk mengisi kekosongan. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi bisa membeli kenyamanan. Setelah kenyamanan awal terpenuhi, di situlah obsesi kita terhadap uang harus berakhir.


Kita dibombardir oleh media yang menyuguhkan janji kebahagiaan melalui langkah-langkah materialistis. Tidak heran jika kita berjuang setiap hari untuk memenuhi materi-materi itu. Belajar untuk menahan dorongan itu dan berpikir bahwa mungkin materi bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuat kita bahagia.


Dalam hal ini, mungkin sulit untuk tidak terjebak dalam jebakan konsumerisme. Kita perlu terus diingatkan bahwa itu mungkin hanyalah perasaan bahagia yang sementara. Kita menginginkan banyak hal yang pada saat yang sama kita sadar bahwa kita tidak terlalu membutuhkannya.


5. Lebih Banyak Kedamaian Pikiran

Ketika kita bergantung pada harta benda, kita menciptakan stres karena kita selalu takut kehilangan hal-hal ini. Dengan menyederhanakan hidup kita, kita dapat belajar untuk menghilangkan keterikatan pada hal-hal ini dan pada akhirnya menciptakan pikiran yang tenang dan damai. Semakin sedikit hal yang perlu kita khawatirkan, semakin damai diri kita. Sesederhana itu.


6. Lebih Banyak Kebahagiaan

Ketika hidup kita menjadi teratur, kebahagiaan secara alami datang karena kita tertarik pada hal-hal yang paling penting. Kita juga akan menemukan kebahagiaan dengan menjadi lebih efisien, kita akan menemukan konsentrasi dengan memfokuskan kembali pada prioritas kita, kita akan menemukan kegembiraan dengan menikmati sesuatu secara perlahan-lahan.

0 comments:

Posting Komentar